Desperate Housewives

Judul : Desperate Housewives (all seasons)

Cast    : Teri Hatcher, Felicity Huffman, Marcia Cross, Eva Longoria Parker, Brenda Strong, Dana Delany

film selanjutnya yang akan aku bahas adalah Desperate Housewives. aku ngefans, bangettt sama serial ini. ibu-ibu di film ini keren banget. pertama kali aku tau tentang serial ini adalah ketika aku sering nongkrong di American Corner di kampusku jaman S1 dulu. jadi di AmeC itu, aku lebih sering baca majalah People daripada baca buku-buku yang bayak disediakan disana. pas lagi baca majalah itu ada ulasan tentang film serial terbaru waktu itu (sekitar tahun 2005), yang judulnya Desperate Housewives. dari foto-foto dan pemainnya, aku sudah mulai penasaran sama filmnya bakal kaya’ apa. waktu itu aku cuman berharap semoga, serial ini tayang di stasiun tv dia indonesia. dan…. harapanku jadi kenyataan!!!

waktu itu indosiar berbaik hati menayangkan serial ini sampai seasons ke-2. waktu itu aku inget banget, acara nonton bareng DH ini disahului dengan nonton The Apprentice-nya Donald Trump trus setelah DH selesai, lanjut nonton CSI. aku nonton di kosan bersama mbak Arie dan mbak Bule’ jaman itu.

DH ini secara umum seh menceritakan tentang permasalahan ibu-ibu rumah tangga yang saling berteman tapi punya masalah yang beda-beda, tentu saja dengan bumbu-bumbu seperti misteri pembunuhan biar lebih seru dan gak jatuh jadi drama banget.

jadi ibu rumah tangga gak sebahagia bayanganku. apalagi waktu ngeliat kehebohan Lynette Scavo (Felicity HUffman), ibu rumah tangga sejati dengan 4 anak, suami yang sibuk kerja bahkan sering ke luar kota, dan tanpa pembantu (di Amerika sana kan mahal bayar pembantu). semua keribetannya bikin aku tersadar dari mimpi (huahahaha!!!!). belum lagi ibu rumah tangga lainnya yang namanya Bree Van de Kamp (Marcia Cross), anak-anaknya bandel, suaminya selingkuh. trus juga si Gabrielle Solis (Eva Longoria Parker) yang terpaksa harus mencari perhatian dari laki-laki lain yang notabene adalah tukang kebunnnya sendiri yang masih SMA gara2 suaminya yang terlalu sibuk kerja.

ada satu kesamaan dalam serial ini dengan kehidupan nyata yang aku liat, meskipun serial ini berasal dari amerika dan aku di Indonesia. kesamaan tersebut adalah, peran perempuan sebagai penanggung jawab dan pelaksana semua urusan rumah tangga. laki-laki di film ini digambarkan sebagai pencari nafkah, teman curhat istri, pendukung segala keputusan istri, dan kadang-kadang jadi biang kerok dari semua permasalahan.

4 Komentar (+add yours?)

  1. arierahayu
    Apr 19, 2010 @ 10:43:06

    Whoa. Sampe segitunya Ra? Keren^^’

    Balas

    • Ira Raddin Ahmad
      Apr 19, 2010 @ 13:48:54

      hehe, iya sampe segitunya. makanya aku berniat u/ kerja biar bisa bayar gajinya house maid nanti. niatku mulia kan…….

      hahahaha!!!!!!

      Balas

  2. ani anisa
    Apr 19, 2010 @ 15:32:07

    sex n the city sdh ada yg kedua lo…
    tu kan filmmu jg

    knp desperate film fav mu kok ga da the movienya?!??!

    Balas

    • Ira Raddin Ahmad
      Apr 19, 2010 @ 15:35:14

      karena serialnya baru selesai. iya, aku tau. tapi belum rilis di indonesia. tar kalo sex and the city yg ke-2 udah keluar, aku mo nonton.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: