Bacaanku Jaman Kecil Dulu

Yeeee!!!!!!!!!!!! Kali ini yang mau aku tulis di bagian awal adalah Majalah Mentari. Majalah yang dulu jadi salah satu bacaan favoritku. Nama lengkap majalah ini adalah, Mentari Putera Harapan. Tapi terakhir, namanya jadi Mentari aja. Serial favoritku di Mentari itu ada Hamindalid, Abunawas, Gino dan Mini (yang akhirnya berubah jadi Gino & Friends). Hamindalid itu serial kartun yan selalu ada di Mentari. Ceritanya tentang kehidupan sehari-hari Hamindalid dan keluarganya (dua adiknya yang aku lupa namanya). Keistimewaannya adalah, Hamindalid ini seorang penyihir. Tapi, seperti kebanyakan serial kartun anak-anak, seringkali dia ini kena batunya sendiri akibat ulah sihirnya.

Kalo Abunanawas, ya yang seperti sudah banyak orang tau. Cerita serial pendek ini menceritakan tentang kecerdikan si Abunawas dalam menghadapi kemauan sang raja, Harun Al-Rasyid yang seringkali suka nyeleneh. Sedangkan serial komik Gino dan Mini sendiri menceritakan keseharian bocah bernama Gino dan anjingnya Mini. Gino dan Mini ini kemudian berubah menjadi Gino & Friends karena banyaknya cameo (biasanya teman-teman Gino) yang muncul dan diceritakan bersama Gino. Selain itu, ada juga cerpen, cerita misteri, dan cerita bersambung dalam majalah ini (ya, seperti majalah-majalah lainnya). Sayangnya, Mentari ini udah lama almarhum aku gak tau kapan tepatnya dan kenapa kok majalah ini di-almarhum-kan.

Sekarang majalah anak-anak yang kulihat masih eksis dan aku tahu, ya cuma si Bobo, bocah kelinci yang selalu berkaos merah. Pindah ngomongin Bobo, aku juga dulu suka baca majalah ini. Soalnya, tetanggaku ada yang langganan. Dulu kami selalu tukeran majalah. Begitu aku selesai baca Mentari dan dia selesai baca Bobo-nya, kami saling meminjamkan. Lumayan, gak perlu beli dua majalah kan… ternyata, sejak kecil aku sudah pintar, hemat, dan cermat!!!

Favoritku di Bobo itu, ya… cerita tentang keseharian keluarga Bobo yang (dulu, gak tau kalo sekarang) selalu nongkrong di halaman awal majalah (setelah daftar isi, rasanya). Terus, ada Bona dan Rong-rong, cerita tentang gajah kecil berbelalai panjang (Bona) yang temenan deket banget sama seekor kucing (Rong-rong). Ada juga Oki dan Nirmala, cerita dari negeri dongeng. Trus serial komik yang selalu berganti-ganti (yang kuinget cuma Pak Janggut dan Buntelannya). Selain Bobo dan Mentari, aku juga suka baca Album Donal Bebek. Dulu, aku paling suka sama majalah ini. Alasannya ya, gara-gara dia full gambar.

Majalah-majalah anak ini dulu punya jasa besar lo dalam hidupku (terutama sekali Mentari). Dulu, aku sering sekali nyontek gambar-gambar yang ada di salah satu rubrik majalah-majalah itu (Bobo apa Mentari tepatnya, aku lupa. ato malah dua-duanya ya….). Aku inget, pernah dapet nilai bagus banget waktu dapet pe-er menggambar. Gara-gara aku menggambar ulang gambar-gambar yang ada di majalah-majalah ini (haha, aku memang keren dan kreatif sejak kecil).

Nulis tentang majalah jaman dulu, aku jadi keinget jaman kecil dulu, dimana aku belum kenal sama yang namanya Tabloid Nyata, Cosmopolitan, Femina, Kartini, ataupun Tabloid Cek & Ricek. Begitu manis, begitu culun, dan begitu bahagia (karena gak pernah baca apapun tentang hot gosip ataupun kisah perceraian para artess2 ibukota).

9 Komentar (+add yours?)

  1. Fajar
    Mei 23, 2010 @ 10:14:41

    wuah..suit suit yang punya blog ..tampilannya keren neh..full warna…birru biru sendu wkwkwkw
    btw soal bobo jadi ingat kisah kecil..aku baca bobo ampe smp dah..trus ketika SMA dengan semangat remaja yang menggelora aku mesti say goodbye ma bobo ..alasannya karena..harganya udah mahal wkwkwkw…bukan karena sok sokan mendewasakan diri lho wuakakaka

    Balas

    • Ira Ahmad
      Mei 25, 2010 @ 20:40:07

      waaaa, tengkyu jar…. udah mampir, baca, dan kasih komentar. sebernya, aku gak berniat membiru sendu… theme yg ini paling bling-bling dan full color diantara theme yang lainnya.
      ternyata kita sama2 korban bobo ya… eh, iya lo… harga majalah anak-anak sekarang mahal (kaya’nya memang dari dulu ya…). padahal pengen nostalgila dengan beli dan baca. ternyata, kemahalan. hehehe….

      Balas

  2. partnerinvain
    Jun 16, 2010 @ 00:42:08

    aku jg dulu penggemar Bobo dan sempat langganan, tapi ada majalah anak yg juga jd langgananku tapi sekarang sudah Almarhum namanya Majalah Ananda. Aku dulu suka banget baca serial Nina gambarnya bagus-bagus ceritanya cewek banget.

    Balas

  3. wong comics
    Jan 27, 2011 @ 03:52:19

    Salam mbak ira..
    saya terharu ketika dalam blog ini…mbak Ira menuliskan tentang majalah mentari…untuk informasi…majalah mentari masih terbit…oh ya, kami dulu berkarya untuk majalah mentari sebagai penulis freelance…apresiasi mbak Ira kami hormati.
    salam

    Balas

  4. Jino Jiwan
    Sep 15, 2011 @ 05:47:29

    Lumayang kangen sama Mentari Putera Harapan. Salah satu yang paling kuingat dari Hamindalid adalah manteranya “Simmilikiti” yang sekarang malah dipakai Tukul untuk nyebut istrinya. Sedang nyari2 versi pdf-nya nih tapi gak nemuin. Ada yang masih punya aslinya?

    Balas

  5. Anna
    Nov 10, 2011 @ 11:49:02

    Spa bilang Almarhum, majalah mentari masih hidup kok….

    Balas

  6. ado
    Feb 09, 2012 @ 07:27:59

    mentari ph tuh masi ada ga yaa?? mau dunk langganan lagi..

    Balas

  7. cupid
    Jan 06, 2013 @ 18:20:50

    adeknya namanya halidam dan dalimud raaaaaaaaaa😀
    wkwkwkwkwk terharu ane inget tuh majalah jmn SD😥
    salam kenal

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: